Assalamualaikum Wr.wb Bertemu Lagi Sama Saya Disini Yang Masih Tetap Sendiri Tanpa Kekasih, :"v Baiklah disini saya akan mamebagikan artikel tentang yang ada disini, yo gausah terlalu lama tinggal dibaca saja...
Pengertian Wireless Dan Cara Kerjanya Lebih Lengkap
Definisi atau pengertian wireless dan cara kerjanya secara
lebih lengkap dan lebih jelas dapat di baca di artikel ini.
A. Penjelasan tentang wireless
Wireless adalah jika dari arti katanya dapat diartikan
“tanpa kabel”, yaitu melakukan suatu hubungan telekomunikasi menggunakan
gelombang elektromagnetik sebagai pengganti media kabel. Saat ini teknologi
wireless sudah berkembang pesat, buktinya dapat dilihat dapat dilihat dengan
semakin banyaknya yang menggunakan telepon sellular, selain itu berkembang juga
teknologi wireless yang dipakai untuk mengakses internet.
B. Berikut ini kelebihan & kekurangan wireless
Kelebihan Wireless, sebagai mana di bawah ini :
- Pembagunan
jaringan yang cepat.
- Mudah
dan murah untuk direlokasi.
- Biaya
pemeliharaannya murah.
- Infrastruktur
berdimensi kecil.
- Mudah
untuk dikembangkan.
- Sumber-sumber
file bisa pindahkan dengan mudah tanpa menggunakan media kabel.
- Mudah
sekali untuk di-setup, dan juga handal sehingga cocok untuk pemakaian di
kantor maupun di rumah.
Kekurangan wireless, dimana ada kelebihan tentunya pasti ada
kekurangannya, antara lain :
- Keamanan
atau kerahasiaan data data rentan.
- Interferensi
gelombang radio.
- Delay
(kelambatan) yang besar.
- Biaya
peralatan rata-rata mahal.
- Produk
dari produsen yang berbeda-beda kadang tidak kompatibel/cocok.
- Kualitas
sinyalnya dipengaruhi oleh keadaan udara maupun cuaca, artinya kualitas
dari koneksinya saat cuaca bagus akan berbeda, saat kualitas koneksi cuaca
buruk (kalau dipakai diluar gedung/ruangan) dan dipengaruhi juga oleh
batas-batas dinding gedung atau ruangan.
- Mahal
dalam investasinya, kalau dibanding dengan menggunakan media kabel.
- Kemungkinan
penyadapan koneksinya lebih besar terjadi, jika dibandingkan dengan
menggunakan media kabel.
C. Perinsip kerja wireless
Cara kerja wireless ini disebabkan karena komputer
mempunyaii built transreceiver seperti wakly-talky. Transreceiver yang disebut
dengan adapter wireless. Adaptor wireless melakukan sejumlah pekerjaan. Yang
pertama, mendeteksi apakah terdapat jaringan wireless disekitar komputer
melalui radio dan juga tuning menghubungkan penerima untuk mendeteksi
setiap ada sinyal yang masuk. Setelah ada sinyal terdeteksi, untuk
menghubungkannya yaitu melalui sign dan otentikasi pengguna. Apapun data yang
dikirimkan dari komputer atau melalui laptop/notebook diubah melalui adaptor
wireless, dari bentuk digital (0s & 1s) menjadi sinyal radio (bentuk
analog).
Logo Wireless.
Konversi sinyal data digital kebentuk analog disebut dengan
“modulasi”. Sinyal data digital ditumpangkan ke gelombang radio analog.
Beberapa prinsip kerja wireless yang berbeda untuk melakukan hal ini, sehingga
bagian data digital akan lebih banyak dapat dibawa oleh gelombang radio analog.
Teknik yang dipakai untuk modulasi menentukan kecepatan dari transfer data
jaringan wireless. Lalu sinyal radio yang disalurkan biasanya mempunyai
frekuensi lebih dari 2,4 GHz diterima oleh sebuah router wireless ataupun sebuah
wireless adapter.
Sebuah router witeless yaitu suatu stasiun penerima dari
jaringan wireless. Hal tersebut direkonversi dari sinyal data radio ke dalam
bentuk sinyal digital, oleh sinyal “demodulating” dan mengirimkannya melalui
koneksi kabel Ethernet ke jalur super informasi yang disebut dengan internet.
Cara kerja dari wireless selanjutnya adalah proses
sebaliknya saat menerima informasi pada komputer melalui jaringan wireless.
Kali ini router menerima data digtal dari internet dan juga memodulasi kedalam
bentuk analog. Lalu kemudian antena adapter wireless menerima sinyal analog
dimodulasi dan demodulates kembali kedalam bentuk digital lalu ditransfer
kedalam komputer.
"Sebuah teknologi yang membuat semua ini
terjadi karena adanya jaringan wireless, link yang penting dalam jaringan
wireless adalah router dan adapter wireless/Wi-Fi. Pada saat ini, kebanyakan
laptop maupun komputer sudah dilengkapi dengan hardware dan juga software
wireless/WiFi. Jaringan Hotspot wireless daerah di sekitar router wireless yang
mempunyai kekuatan sinyal yang tinggi. Tentu saja cara kerja wireless melakukan
transfer data yang lebih cepat di jaringan wireless ini".
Penjelasan tentang FIBER OPTIC dan CABLE OPTIC
Fiber Optic adalah sebuah teknologi kabel yang menggunakan benang
(serat) atau (plastik) mengirimkan data. Kabel fiber optic terdiri dari
seikat benang kaca,yang masing-masing mampu mentransmisi pesan modulasi ke
gelombang cahaya.serat kaca biasanya memiliki diameter 120 mikrometer dengan
yang digunakan untuk mentransmisikan sinyal cahaya dari suatu tempat ke tempat
lain hingga jarak 50km tanpa menggunakan repeater.sinyal-sinyal gelombang dapat
berupa pengkodean komunikasi suara/data komputer.
Prinsip Kerja Fiber Optic
- Core adalah kaca tipis
yang merupakan bagian inti dari fiber optik yang dimana pengiriman sinar
dilakukan.
- Cladding adalah materi
yang mengelilingi inti yang berfungsi memantulkan sinar kembali ke dalam
inti(core).
- Buffer Coating adalah
plastic pelapis yang melindungi fiber dari kerusakan.
prinsip kerja Fiber Optic tergantung
pada prinsip jumlah refleksi internal.refleksi cahaya atau dibiaskan
berdasarkan sudut yang menyerang permukaan.prinsip ini berpusat pada cara kerja
serat optik membatasi sudut diamana gelombang cahaya dikirim memungkinkan untuk
mengontrol secara efisien sampai ke tujuan.kabel Fiber optic biasanya
diaplikasikan pada infrastruktur jaringan telekomunikasi.
Kelebihan dan kekurangan Fiber Optic
ada beberapa KELEBIHAN dari
Fiber Optic,antara lain :
- kapasitas (bandwidth) yang besar dalam
mentransmisi informasi yang ada memiliki kecepatan yang tinggi hingga
mencapai beberapa Gbps.
- sinyal degradasi lebih kecil, tidak terpengaruh
pada gelombang elektromagnetik dan frekuensi radio karena terbuat dari
kaca dan plastik murni.
- ukurannya kecil,ringan,lebih tipis dan
fleksibel,mempunyai diameter yang lebih kecil daripada kabel tembaga
sehingga memudahkan suplai dan pemasangan.
- murah jika membandingkannya dengan banyaknya daya
transmisi dari kabel tembaga kapasitas lebih besar.
- serat optik aman,tidak mudah terbakar, dan tidak
mengalirkan listrik.
Dan KEKURANGAN dari Fiber
Optic antara lain :
- harga yang relatif MUAHAAALLL dalam hal
penyambungan karena mungkin memerlukan alat khusus dan memerlukan keahlian
dan ketelitian dalam penyambungan kabel fiber optik.
JENIS FIBER OPTIC
=> Single-mode fibers
Mempunyai inti yang kecil
(berdiameter 0.00035 inch atau 9 micron) dan berfungsi mengirimkan sinar laser
inframerah (panjang gelombang 1300-1550 nanometer).
Yang memungkinkan hanya satu mode
menyebarkan cahaya melalui inti pada suatu waktu. Serat single mode
dikembangkan untuk mempertahankan integritas data spasial dan spektrum dari
masing-masing sinyal optik jarak yang lebih jauh, mengizinkan informasi akan
disampaikan lebih lanjut.
=> Multi-mode fibers
Diameter Multi-mode memiliki serat
inti lebih besar (berdiameter 0.0025 inch atau 62.5 micron) dan berfungsi
mengirimkan sinar laser inframerah (panjang gelombang 850-1300 nanometer)
Tipe yang digunakan untuk tujuan
komersial yang memungkinkan ratusan modus cahaya tersebar melalui serat secara
bersamaan.
KABEL OPTIK YANG SERING DIGUNAKAN :
– Distribution cable
– Indoor/Outdoor Tight Buffer
– Indoor/Outdoor Breakout
Cable
– Aerial Cable/Self-Supporting
– Hybrid & Composite
Cable
– Armored Cable
– Low Smoke Zero Halogen
(LSZH)
Alat ukur untuk mengetahui titik putus optiknya ada di jarak
berapa km dari posisi kita mengukur, namanya OTDR (Optical time-domain
reflectometer). Alat sambung optiknya, namanya Splicer.
ALAT-ALAT YANG BERHUBUNGAN DENGAN
SERAT OPTIK :
– Optical Terminal Box
menghubungkan kabel serat optik
indoor maupun outdoor dan patchcord. OTB dapat Optical Terminal Box atau yang
sering disebut OTB digunakan untuk dipasang di dinding maupun tiang.
– ADM
ADM atau disebut juga dengan Add
Drop Multiplexer merupakan elemen penting dari sebuah jaringan serat optik.
Sebuah multiplexer mengkombinasikan atau memultiplexikan beberaoa aliran bandwidth
rendah menjadi satu. Sebuah add-drop multiplexer juga memiliki kemampuan untuk
menambah satu atau lebih bandwidth yang lebih rendah menjadi aliran data
bandwidth yang tinggi dan pada saat yang bersamaan mengarahkannya ke beberapa
jaringan yang lain. Keluaran dari ADM dapat berupa aliran data sebesar STM-1
sebesar 155,52 Mbit/s, STM-4 sebesar 622.08 Mbit/s , STM-16 sebesar 2.488,32
Mbit/s atau mendekati 2,5 Gbps , maupun STM-64 sebesar 9.953,28 Mbit/s atau
mendekati 10Gbps.
– Lambda Unite
Perangkat ini menyatukan switch
berkapasitas tinggi (high-capacity switching), fungsi, density, dan
fleksibilitas di dalam satu box saja. Lamda unite mampu mengkombinasikan fungsi
transport dan switching dalam satu cabinet. Selain itu, lambda unite dapat
mengangani trafik mulai dari 155 Mbit/s hingga 40 Gbps dan memungkinkan
pengembangan kapasitas bandwidthnya hanya dengan menambahkan modul perangkat
saja. Kapasitas lambda unite dapat mencapai 640 Gbps untuk setiap cabinet.
– DWDM
DWDM ini teknologi terbaru, bisa
menampung kapasitas 80 kali lambda unite. satu lambda unite sekarang belum full
terpakai semua di setiap STO dan sekarang udah dipersiapkan perangkat DWDM
untuk pertumbuhan komunikasi masa depan.
JENIS JENIS KONEKSI INTERNET
1. Koneksi internet Dial-Up / OnLine : Jenis koneksi internet dial up biasa disebut juga dengan shell account, yaitu akun online pada ISP (Internet Service Provider). Penggunaan akun ini biasanya terbatas karena berbiaya rendah. Akun Online ini telah disediakan oleh banyak instansi., yakni provider internet, layanan layanan komersial, pemerintah atau lembaga non-profit.
2. Koneksi Internet SLIP/PPP : Jenis koneksi SLIP / PPP ini memiliki kecepatan transfer dan akses data yang cenderung lebih cepat sehingga pengguna Internet bisa running program di Internet dengan cepat dan tidak perlu mengirimkan satu persatu data dari modem.
3. Leased Line : Jenis koneksi ini merupakan jenis koneksi yang disewakan yang perlu menggunakan TCP / IP pada suatu jaringan LAN. Selain pembuatan yang kompleks dan sulit juga diperlukan waktu yang lama. Banyak perusahaan perusahaan yang membuat jalur yang disewakan atau Leased Line ini untuk disewakan a/ dijual ulang kepada perusahaan kecil dan menengah.
4. Koneksi Internet Kabel : Koneksi internet jenis ini biasa digunakan dengan cara menghubungkan perangkat agar terhubung internet dengan menggunakan kabel untuk TV kabel.
5. Koneksi Satelit : Pada suatu daerah yang sulit untuk mendapatkan sinyal Internet secara normal biasanya menggunakan Koneksi Satelit langsung. Yaitu langsung bisa mengakses Internet dengan memanfaatkan fasilitas satelit.
6. Koneksi ISDN : ISDN adalah singkatan dari Integrated Serviced Digital Network, koneksi jenis ini memanfaatkan sirkuit khusus pada saluran telepon yang berguna untuk mempercepat transfer data. Sehingga koneksi ISDN jauh lebih cepat dalam transfer data jika dibandingkan dengan koneksi saluran telpon biasa.
7. Wifi / Wireless Connection : Koneksi jenis wireless tidak menggunakan kabel untuk bisa mengakses internet. Wireless Connection menggunakan Gelombang radio berkecepatan tinggi, dan juga memiliki radius jarak tertentu.
8. Web TV : WebTV merupakan sebuah layanan email dan browsing web dengan memakai perangkat TV pintar.
9. Jaringan GPRS : GPRS merupakan singkatan dari General Packet Radio Service dan biasa digunakan pada Telepon Seluler untuk mengirim dan menerima data menggunakan gelombang radio.
Itulah jenis jenis koneksi Internet dan penjelasan singkatnya. Selain jenis koneksi Internet, pengguna Internet juga harus memperhatikan kecepatan akses internet apabila ingin menggunakan fasilitas internet yang disediakan oleh ISP. Contoh contoh jenis kecepatan Internet seperti 3G, HSPA, 4G, dll
Komentar
Posting Komentar